MENUMBUHKAN SEMANGAT DARI CAHAYA LENTERA CIPATUJAH

Admin | | ,


Selasa,(01/05/2018)
Kami rombongan subang delapan pemuda dan satu orang sesepuh kampung membelah malam  menuju ujung selatan pulau jawa,  satu tujuan yang telah ditentukan,  ciheras cipatujah Tasikmalaya.
Ada sosok yang menyalakan cahaya dengan Lentera Angin Nusantara (LAN)  dan Lentera Bumi Nusantara (LBN).

Yah bukan lentera secara harpiah,  ini adalah komunitas yang bergerak membangun masyarakat dengan membawa teknologi Baru terbarukan dari kincir angin yang berputar untuk mengalirkan listrik, dan lentera bumi yang berusaha menumbuhkan keberkahan dari apa-apa yang tumbuh dari bumi,  buah kelapa yang menjadi Virgin coconut oil (VCO),  tanaman kelor yang jadi Teh kelor,  petani madu yang berkumpul menyatu membuka pasar,  mengurus rumpun rumpun kapulaga yang dibiarkan petani tak terurus hingga berbuah dan membantu menjualkannya, lubang lubang menganga dibibir pantai bekas galian diubah jadi tempat budidaya lele yg produksinya sampai ton-tonan,lahan tandus sisa kerusakan tambang pasir besi yang diubah menjadi padangan rumput untuk ternak domba dan kambing.  Walau cara yang gunakan dalam bertani dan beternak masih tradisional sebagaimna yg biasa petani lakukan pada umumnya.  Namun semangat muda dari mahasiswa dengan membawa Ilmu management dari universitas-universitas ternama di Indonesia ini, dan semangat luar biasa dari founder LBN dan LAN Ricky Elson menjadikan semua terurus dan teratur sangat rapih, hasilnya terbukti dengan peningkatan jaringan pemasaran dan peningkatan kuantitas produk yang dihasilkan,  VCO terus meningkat produksinya,  teh kelor menjadi salah satu produk yg tumbuh pemasarannya dan kapulaga yang mulai beralih ke minyak atsiri untuk menigkatkan nilai ekonominya. Kambing yang dibesarkan dengan kerapihan management sehingga meningkat jaringan pemsarannya pada rumah amal dan rumah zakat hingga dari 99 ekor yg dikurbankan kini sudah lebih dari 200 ekor yg dikurbankan dan ada lebih dari 200 ekor yg kini dipelihara dikandang utama da dikandang-kandang milik petani.


Semua tumbuh tentu tak lepas rintangan,  kolam yang habis tersapu banjir, kegagalan produk dari proses yang bercampur kesalahan,  penolakan produk karena tak sesuai standar kualitas yang ditentukan,  semua tak menghentikan untuk terus berproses,  semakin memacu untuk belajar semua tak menghentikan semangat untuk membangun diri,  karena ada semangat agung untuk membangun negeri.

Dari ciheras dengan kesederhanaan yang membumi, kami belajar tentang semangat pantang menyerah,  kami belajar tentang mengatur dan menata,  kami belajar untuk terus belajar, kami belajar untuk terus membangun,  kami belajar untuk mewujudkan semangat membangun diri, Membangun negeri.

Ahmad Ghozali,
Ciheras cipatujah Tasikmalaya

Related Post

0 Comments for "MENUMBUHKAN SEMANGAT DARI CAHAYA LENTERA CIPATUJAH"